|
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya menyiapkan delapan dokter untuk menerima konsultasi bagi calon legislator (caleg) yang stres akibat gagal dalam Pemilu 2009.
"Bila ada gejala mudah cemas, sulit tidur, sesak napas, dan bahkan gagal-gatal tanpa sebab, maka sebaiknya berkonsultasi agar tidak menjadi depresi berat," kata direktur RSJ Menur, dr Hendro Riyanto, kepada ANTARA di Surabaya, Selasa.
Menurut dia, pemilu kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena caleg langsung berjuang sendiri, sedangkan dalam pemilu sebelumnya lebih mengandalkan perjuangan parpol dan caleg hanya tinggal menerima keputusan parpol. "Karena itu, potensi psikomatik dengan gejala-gejala seperti itu akan sangat tinggi akibat ambisi yang tidak terlaksana dan akhirnya mengganggu keseimbangan jiwa. Kalau dibiarkan bisa stres berat," katanya. Ia memperkirakan 20 persen caleg akan mengalami gejala psikomatik dan satu persen caleg justru mengalami depresi berat, karena itu langkah konsultasi merupakan jalan terbaik. "Kalau konsultasi, kami menyiapkan delapan dokter yang terdiri dari enam dokter jiwa fungsional dan dua dokter jiwa struktural, sedangkan kamar inap bagi yang mampu tersedia 30 kamar," katanya. Ia menambahkan konsultasi kejiwaan ke RS Menur bukan berarti caleg yang bersangkutan itu gila, melainkan sebagai antisipasi agar tidak mengalami depresi berat yang menyebabkan penderitanya bisa gila atau bahkan bunuh diri. "Ya jangan sampai ada caleg yang gila atau bunuh diri, karena itu kami berusaha membantu dengan konsultasi untuk melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini. Kami jamin tidak akan mempublikasikan nama orang yang berkonsultasi," katanya. Di Surabaya, sejumlah caleg sejak beberapa waktu lalu sudah terlihat melakukan olah raga bersama dan "nonton bareng" film bertajuk "Wakil Rakyat" untuk menenangkan diri bila tidak terpilih. Sumber: Antara |