|
Golkar mundur dari bursa capres setelah hasil pileg kurang menggembirakan. Dari beberapa statemen petinggi Golkar, wacana mengusung cawapres dan berkoalisi dengan Demokrat lebih mengemuka. Lalu bagaimana jika usulan nama Golkar ditolak SBY?
"Partai Golkar tidak khawatir. Saya rasa dengan perolehan Partai Golkar yang bisa menembus 100 kursi lebih di parlemen, itu akan dibutuhkan oleh blok mana pun," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Rully Chairul Azwar saat dihubungi detikcom, Jumat (17/4/2009). Rully menuturkan, koalisi dengan partai lain bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan. Walau belum pasti mengusung siapa nama calonnya, Golkar tetap akan optimis usulan namanya diterima oleh mitra koalisi. "Saya optimis dengan siapa pun Golkar bisa saja (koalisi)," imbuhnya. Namun, lanjut Rully, Golkar harus memantapkan suara agar nama cawapres yang akan dibahas pada Rapimnasus tanggal 23 April 2009 nanti tidak berdampak pada internal partai. "Yang terpenting siapa pun yang diusung, Golkar harus tetap solid," tandasnya. Sumber: Detikcom |